Motivasi untuk mendapatkan rasa aman merupakan motivasi yang dominan pada
setiap manusia, termasuk keamanan finansial. Untuk mencapai keamanan finansial,
kita berusaha mendapatkan penghasilan dengan menjadi seorang pekerja (employee)
Menjadi seorang pekerja artinya bekerja pada pihak lain. Bekerja di kantor
pemerintahan sebagai pegawai negeri bagi sebagian orang adalah prioritas untuk
mendapatkan penghasilan yang aman. Perusahaan swasta, terutama perusahaan yang
bonafid, juga menjadi tujuan utama kita yang ingin menjadi seorang
pekerja. Ada juga orang yang berusaha mendapatkan penghasilan dengan
bekerja pada perorangan atau mencari penghasilan dari seorang majikan
Mencari penghasilan sebagai seorang pekerja pada umumnya didasari niat untuk
mencapai keamanan finansial dengan mencari uang sebanyak-banyaknya. Para
pekerja tidak menyadari bahwa uang yang diterima oleh seorang pekerja sudah
disesuaikan dengan jasa yang diberikannya. Banyak pekerja yang menerima kurang
dari yang semestinya dan sedikit sekali yang mendapatkan imbalan di atas
ketentuan.
Para pekerja tidak menyadari bahwa uang yang diterima dalam bentuk gaji dan
tunjangan-tunjangan sudah dipotong dulu oleh berbagai hal. Pastinya adalah
potogan pajak penghasilan sebesar 15%, lalu potongan dana pensiun, potongan
premi asuransi kesehatan, potongan iuran koperasi, potongan pinjaman, potongan
karena mangkir kerja dan sebagainya.
Seorang pekerja akan bekerja keras untuk mendapat penghasilan dan menopang
kebutuhan-kebutuhan hidup. Tidak jarang, sebagai seorang pekerja juga berusaha
mencari pekerjaan sambilan atau pekerjaan kedua sebagai pekerja paruh waktu (part
time) di tempat lain untuk menambah penghasilan. Mereka melakukannya
demi untuk mencapai keamanan finansial.
Seorang pekerja berusaha melakukan pekerjaannya sebaik-sebaiknya sehingga
menjadi pekerja yang berprestasi dan kariernya dapat terus menanjak. Mereka
mengejar penghasilan yang besar dengan mengejar karier. Mereka tidak menyadari
bahwa, seiring dengan meningkatnya penghasilan, meningkat pula pengeluarannya,
baik untuk ongkos mendapatkan penghasilan tersebut ataupun untuk
memperbaiki keadaan.
Bekerja untuk uang menciptakan ketakutan
Seorang pekerja yang sudah meningkat penghasilannya menganggap wajar
jika ingin membuat keadaan menjadi lebih baik dan lebih nyaman. Tindakan ini
bisa mengakibatkan meningkatnya jumlah pengeluaran dan mudah terjebak dalam
pesona utang dan kalau sudah terjebak utang, orang semakin terikat dengan uang.
Sebagai seorang pekerja, kita sangat mengandalkan waktu dan tenaga yang kita
miliki untuk mendapatkan penghasilan. Jika kita sakit dalam waktu yang relatif
lama atau kita telah memasuki masa pensiun, maka waktu dan tenaga yang kita
berikan untuk bekerja juga berkurang dan penghasilan kita dengan sendirinya
tentu akan berkurang pula. Kita mungkin tidak akan mendapatkan penghasilan lagi
ketika terkena PHK atau tempat kerja kita mengalami kebangkrutan.
Mungkin kita merasa yakin dapat menghadapi semua itu dengan uang simpanan
yang diperoleh selama ini. Untuk berapa lama kita dapat bertahan dengan uang
simpanan? Pada suatu saat uang simpanan kita akan semakin berkurang dan
akhirnya akan habis. Berkurang dan habis bukan hanya karena digunakan, tapi
karena nilai uang yang disimpan juga semakin menurun akibat tingkat inflasi yang
lebih besar dibanding dengan bunga simpanan yang diperoleh. Semakin jelas
sekarang, bahwa menjadi pekerja kita tidak dapat mencapai keamanan finansial
seperti yang didambakan.
Penyebab utama seorang pekerja dalam kondisi yang tidak aman secara
finansial adalah karena motivasi bekerjanya semata-mata demi uang. Orang yang
motivasi bekerjanya demi uang justru akan memperoleh rasa takut. Orang yang
bekerja demi uang akan terikat dengan uang, menjadi takut tidak punya uang dan
rela menjadi budak uang. Orang yang bekerja demi uang akan dihantui ketakutan,
takut gajinya tidak cukup, takut penghasilannya berkurang, takut pendapatannya
terhenti, dan bentuk-bentuk ketakutan lainnya.
Ketakutan yang diakibatkan oleh ketergantungannya terhadap uang akan
menjadikan dirinya mau melakukan apa saja demi mendapatkan uang, bahkan kalau
perlu mendapatkannya dengan cara-cara yang batil. Orang yang menyatakan bahwa
dirinya tidak tertarik dengan uang lebih buruk daripada orang yang terikat
dengan uang. Orang yang demikian itu, dalam kenyataannya harus bekerja keras
selama 8 jam sehari bahkan lebih untuk sekedar mendapatkan uang.
Rabu, 27 Februari 2013
Tujuan bekerja
Rabu, Februari 27, 2013
No comments
Langganan:
Posting Komentar (Atom)








0 komentar:
Posting Komentar