Rabu, 20 Februari 2013

Bodoh Juga Bisa Kaya

Orang Bodoh Juga Bisa Kaya - Saya rasa judul ini sedikit kontrofersi mengenai orang bodah yang kaya, dan ini bertolak belakang dengan pepatah yang mengatakan "kebodohan sangat dekat dengan kemiskinan". Namun bodoh yang bagaimana yang mengakibat kemiskinan? dan bodoh yang bagaimana yang dapat mendatangkan kekayaan?. Percaya atau tidak inilah realitanya.


Bodoh Juga Bisa Kaya


  1. Orang Bodoh vs Orang Pintar
  2. Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya berbisnis
  3. Agar bisnis berhasil, ia merekrut orang pintar
  4. Alhasil, boss orang pintar adalah orang bodoh
  5. Orang bodoh sering melakukan kesalahan
  6. Maka dia merekrut orang pintar untuk memperbaiki yang salah
  7. Alhasil, orang bodoh memerintah orang pintar untuk keperluannya.
  8. Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah dan mencari kerja.
  9. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayar orang pintar
  10. Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu yang dipikirkan panjang-panjang oleh orang pintar.
  11. Alhasil orang pintar menjadi staf orang bodoh
  12. Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, dia PHK orang pintar yang bekerja
  13. Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pintar akan menghabiskan waktu untuk bekerja keras dengan hati senang.
  14. Sementara orang bodoh menghabiskan waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.
  15. Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa dijadikan duit
  16. Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan pekerjaan
  17. Bill Gates, Dell, Henry Ford, Liem Swie Liong tidak pernah dapat S1, tapi menjadi kaya.
  18. Ribuan orang pintar bekerja untuk mereka
  19. dan ribuan jiwa keluarga bergantung pada mereka.

PERTANYAAN:

  • Lebih baik jadi orang pintar atau orang bodoh?
  • Lebih pintar mana, orang pintar atau orang bodoh?
  • Mana yang lebih susah, orang pintar atau orang bodoh?

KESIMPULAN:

  • Jangan lama-lama jadi orang pintar
  • Jadilah orang bodoh yang pintar, daripada jadi orang pintar yang bodoh
  • Kata kuncinya adalah 'risiko' dan 'berusaha'.
  • Karena orang bodoh berpikir pendek, maka dia bilang risikonya kecil, selanjutnya dia berusaha agar risiko betul-betul kecil.
  • Orang pintar berpikir panjang, maka dia bilang risikonya besar, selanjutnya dia tidak berusaha mengambil risiko tersebut, dan mengabdi pada orang bodoh.
  • Di manakah posisi kita saat ini?
  • Berhentilah meratapi keadaan kita yang sekarang.
  • Ini hanya sebuah refleksi dari semua retorika dan dinamika kehidupan.
  • Semua pilihan dan keputusan ada di tangan kita untuk mengubahnya.
Percaya atau tidak itu terserah Anda, ini adalah realita. Perhatikan saja disekitar Anda. Semoga postingan dari super-bee ini bermanfaat, memotivasi dan mengispirasi.

Sebelum Anda beranjak dari halaman ini, saya sangat senang sekali jika Anda bersedi meluangkan sedikit waktu untuk me-share artikel ini, agar dapat dibaca oleh sahabat, teman maupun orang terdekat Anda. Jika Anda tidak ingin ketinggalan artikel yang akan saya posting pada kesempatan berikutnya silahkan berlangganan artkel via email gratis, bergabung, dan me-like fans page facebook super-bee. Baca juga artikel lainnya seperti bank mandiri bank terbaik di indonesia.

0 komentar:

Posting Komentar